Iko

Forex – Adsense – Computer Blogs

Strategi Trading Valas 100% Profit (1)

Kami akan sharing tentang salah satu strategi dari sekian banyak strategi yang kami “temukan” melalui pengalaman kami beberapa tahun yang lalu didalam trading valas. Mungkin beberapa diantara kita mempunyai pengalaman “negatif” di bisnis ini. Menunjuk hukum investasi bahwa semakin besar tingkat ROI (pengembalian modal) yang didapat didalam bisnis apapun maka semakin besar pula tingkat resiko yang ada. Yup, realis aja, jujur kamipun pernah “terjatuh” didalam bisnis ini, namun kami tetap yakin dan optimis dengan bisnis yang menjanjikan ini.
Kami juga pernah pada fase “berbelanja” banyak semua e-book2 tentang strategi – strategi trading valas yang ditawarkan baik online (melaui internet) maupun off-line ( koran, majalah dsb). Namun yang kami dapatkan kurang maksimal padahal sudah mengeluarkan uang banyak untuk membeli e-book2.

Beberapa waku kemudian akhirnya kami menemukan strategi – strategi yang bukan hanya bisa mengurangi resiko dalam bisnis ini, namun bahkan kami mengatakan bahwa strategi kami 100% PROFIT. Dan semuanya sudah kami terapkan di trading kami dan tentunya juga dengan melewati pengorbanan – pengorbanan waktu, tenaga, dan yang pasti materi.
Berikut ini akan kami uraikan strategi yang paling sederhana dari sekian banyak strategi yang kami miliki.
Kami lebih memilih trading di pair currency EUR/USD, EUR/JPY dan USD/JPY. Kenapa? karena fluktuasi pergerakan harganya lebih dinamis dibanding dengan part yang lain. Jangan kaget kalau kami tidak memilih GBP/USD atau mungkin GBP/JPY. Alasannya mungkin sebagian besar profesional trader valas meng-amini, kami berpendapat rata-rata investor yang kalah dibisnis Trading Valas bermain di pair GBP/USD atau GBP/JPY. Anda setuju?
Kalau kita memilih pair currency GBP/USD atau GBP/JPY untuk transaksi trading dengan alasan karena fluktuasinya yang cepat, kenapa tidak memilih trading Index (hangseng atau mungkin Nikkei) saja yang fluktuasinya jauh lebih cepat atau mungkin sekalian CfDs (Saham Bluechips US).
Akan tetapi di bisnis Index /CfDs kita harus siap berani menanggung resiko yang jauh lebih besar. Udahlah, lupakan kesalahan kita, dan jangan pernah dendam dengan kekalahan kita. Karena itu hanya akan membuat psikologi trading kita terganggu. Didalam bisnis ini selain kita harus menghindari sifat yang idealis, tidak mau menerima kesalahan sendiri, anda pasti tau didalam bisnis ini emosi sangat mempengaruhi hasil trading kita, didalam bisnis ini yang sangat perlu diperhatikan adalah harus sabar, tenang dan yakin, dan juga jangan terlalu serakah dan jangan terlalu takut.
Kita lanjutkan ke strategi, kami lebih memilih sell diatas daripada buy dibawah (khusus untuk part EUR/USD, EUR/JPY & USD/JPY). Karena, anda perhatikan saja pergerakan ketiga pair tersebut, naiknya perlahan – lahan tetapi kalau sudah jenuh diatas kemudian turunnya cepat sekali, artinya apa? Posisi sell diatas lebih cepat close trade daripada buy di bawah.
Kita telah mempelajari salah satu dari sekian banyak stategi aman trading kami. Seperti yang kami uraikan diatas, kami berani mengatakan bahwa strategi – strategi kami adalah 100% PROFIT.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

Tips Aman bermain Valas

Ada banyak cara cari uang dinternet. Ditengah keterpurukan ekonomi, menyempitnya lapangan kerja, mulai jenuhnya bisnis MLM, kebutuhan hidup yang semakin meningkat, trading Valas hadir sebagai bidang usaha mandiri yang sangat menggiurkan. Siapa saja bisa bergabung. Banyak sekali trader-trader profesional mampu menghasilkan uang berjumlah ribuan dollar hanya dalam hitungan hari, jam, menit bahkan dalam hitungan detik
Pada kesempatan ini saya akan sharing sedikit tentang salah satu strategi yang saya “temukan” melalui pengalaman beberapa tahun belakangan didalam bisnis trading valas. Saya yakin sebagian besar diantara kita banyak yang mempunyai pengalaman “negatif” di bisnis ini. Menunjuk hukum investasi bahwa semakin besar tingkat keuntungan (ROI) didalam bisnis apapun maka semakin besar pula tingkat resiko yang ada. Yup, realis aja, jujur sayapun pernah terjatuh didalam bisnis ini, namun saya tetap yakin didalam bisnis yang menjajikan ini.
Saya juga pernah pada fase “berbelanja” banyak semua e-book2 yang ditawarkan baik online (melaui internet) maupun off-line ( koran, majalah dsb). Namun apa yang saya dapatkan? NIHIL… padahal saya sudah keluar uang banyak untuk membeli e-book2.
Beberapa waku kemudian akhirnya saya menemukan strategi – strategi yang bukan hanya bisa mengurangi resiko dalam bisnis ini, namun bahkan saya berani bilang bahwa strategi ini 100% profit. Dan semuanya sudah saya terapkan di trading saya dan tentunya juga dengan melewati pengorbanan – pengorbanan waktu, tenaga, dan yang pasti materi.
Berikut ini adalah strategi yang paling sederhana dari sekian banyak strategi yang saya miliki.
Saya pribadi lebih memilih trading di part EUR/USD, EUR/JPY dan USD/JPY. Kenapa?
Karena fluktuasi pergerakan harganya lebih dinamis dibanding dengan part yang lain. Jangan kaget kalau saya tidak memilih GBP/USD atau mungkin GBP/JPY. Alasannya mungkin sebagian besar profesional trader valas meng-amini, saya berpendapat rata-rata investor yang kalah dibisnis Trading Valas bermain di part GBP/USD atau GBP/JPY. Anda setuju?
Kalau kita memilih GBP/USD atau GBP/JPY untuk transaksi trading dengan alasan karena fluktuasinya yang cepat, kenapa tidak memilih trading Index (hangseng atau mungkin Nikkei) saja yang fluktuasinya jauh lebih cepat atau mungkin sekalian CfDs (Saham Bluechip US)?
Akan tetapi di bisnis ini Index /CfDs kita harus siap berani menanggung resiko yang jauh lebih besar dari trading valas.
Udahlah, lupakan kesalahan kita, dan jangan pernah dendam dengan kekalahan kita.Karena itu hanya akan membuat psikologi trading kita terganggu. Didalam bisnis ini selain kita harus menghindari sifat yang idealis, tidak mau menerima kesalahan sendiri, anda pasti tau didalam bisnis ini emosi sangat mempengaruhi hasil trading kita, didalam bisnis ini yang sangat perlu diperhatikan adalah harus sabar, tenang dan yakin, dan juga jangan terlalu serakah dan jangan terlalu takut
Ok, kita lanjutkan ke strategi, saya lebih memilih sell diatas daripada buy dibawah (khusus untuk part EUR/USD, EUR/JPY & USD/JPY). Karena, anda perhatikan saja pergerakan ketiga part diatas, naiknya perlahan – lahan tetapi kalau sudah jenuh diatas kemudian turunnya cepat sekali, artinya apa? Posisi sell diatas lebih cepat close trade dari buy di bawah.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

MEMBACA CARTA FOREX

Carta harfa adalah mudah dengan carta garis, carta bar dan juga carta “candlestick”. Ini adalah carta yang akan menunjukan harga semasa dengan tempoh masa tertentu. Tempoh masa ini adalah dari minit hingga ke tahun atau sebarang masa diantaranya.
Carta garis adalah yang paling senang untuk dibaca, ia akan menunjukkan kepada anda pergerakan pada setiap harga. Ia akan menunjukan waktu harga ditutup untuk satu masa khusus dengan mudah tetapi tidak bagi carta bar dan juga carta “candlestick”.
Untuk carta bar, ia akan menunjukkan kepada anda perbezaan harga itu pada sepanjang masa tersebut. Semakin besar bar itu, semakin besar perbezaan antara harga tinggi dan rendah. Ia adalah mudah untuk memberitahu yang sebelah kiri adalah harga pembukaan dan sebelah lagi adalah harga penutupan.Carta bar juga akan memberi anda harga yang variasi. Bila carta bar tertera, ianya boleh menjadi sukar untuk dibaca tetapi kebanyakan perisian carta memfokuskan jadi ianya akan menjadi lebih mudah untuk membaca jarak antara bar berikut.
Asal carta “candlestick” ini adalah dari Negara Jepununtuk menganalisa dan amat berguna untuk analisis harga FOREX. Carta “candlestick” agak sama dengan carta bar kerana kedua-duanya menunjukkan tinggi, rendah, buka dan tutup harga untuk menunjukkan masa. Bagaimanapun, carta yang berwarna ini lebih senang untuk dibaca untuk carta “candlestick”, dan secara normalnya ia berwarna hijau mewakili “candlestick” yang mengalami kenaikan sementara warna merah menunjukkan penurunan harga.
“Candlestick” sebenarnya akan merujuk dan memberitahu anda tentang pergerakan harga dan ianya sangat membantu dalam analisa anda. Bergantung pada harga “spread”, pelbagai jenis corak akan diberitahu melalui “candlestick”. Banyak nama-nama yang lebih eksotik tetapi bila anda mempelajari jenis corak ianya akan menjadi lebih mudah untuk anda membuat analisis.
Carta harga biasanya tidak digunakan bagi diri sendiri untuk mendapatkan kesemua penjelasan yang anda perlukan tetapi dengan sedikit bantuan dari petunjuk teknikal. Petunjuk teknikal secara normal dikumpulkan bersama dengan kategori-kategori yang luas. Kebanyakannya diguna untuk memerhati dan mengesan pergerakan pasaran seperti: “trend indicators, strength indicators, volatility indicators dan cycle indicators”.
Disini terdapat beberapa senarai “indicators” yang selalu digunakan sebagai satu huraian.
Average Directional Movement Index (ADX) – Indeks ini membantu menunjukkan pergerakan pasaran dalam “trend” sama ada arah atau betapa kuat “trend” tersebut. Jika “trend” menunjukkan bacaan melebihi 25, itu menunjukkan “trend” itu kuat.
Moving Average Convergence/Divergence (MACD) – Ini pula akan menunjukan hubungan antara “moving average” yang membenarkan anda menentukan momentum pada pasaran. Bila masa garis isyarat menyeberangi atau melintasi MACD itu sudah dikira sebagai “trend” yang kuat.
Stochastic Oscillator – Ini adalah perbandingan penutupan harga pada satu tempoh masa tertentu untuk menentukan sama ada ianya kukuh ataupun lemah. Jika matawang itu lebih besar dari 80, ia sudah dikira sebagai “overbought” dan jika ianya berada dibawah nilai 20, ianya sudah dikira sebagai “oversold”.
Relative Strength Indicator (RSI) – Skala ini adalah dari 1 ke 100 untuk menentukan tinggi dan rendah harga. Jika RSI itu berada diatas garis 70, ia sudah dikira sebagai “overbought” dan jika ianya berada dibawah garis 30, ianya sudah dikira sebagai “oversold”.
Moving Average – Ia dicipta untuk membandingkan purata harga satu masa dengan purata harga untuk masa yang berlainan.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

ANALISIS TEKNIKAL

Bentuk lain untuk analisis adalah melalui teknikal analisis. Teknikal analisis ini adalah berpandukan kepada andaian-andaian berikut:
1. Pergerakan harga adalah satu hasil kuasa gabungan pasaran. Peristiwa-peristiwa politik, keadaan ekonomi, naik turun bermusim, penawaran dan permintaan semua benda akan memberi kesan pada harga mata wang. Para penganalisis teknikal tidak akan melibatkan diri mereka sendiri dengan persoalan arah tujuan pasaran, mereka hanya meminati gerakan mereka sendiri.
2. Matawang di pasaran FOREX akan mengikut trend pasaran. Akibat dari itu boleh diramal kerana ia mempunyai banyak kaitan dengan jenis pasaran.
3. Sejarah trend juga boleh digunakan untuk menentukan pergerakan harga semasa. Data pada pasaran FOREX telah dikumpulkan sejak dari 100 tahun dahulu, disebabkan oleh pola-pola tertentu ia baru muncul. Psikologi manusia dan cara orang menanggapi keadaan tertentu adalah dasar corak-corak ini.
Kebanyakan “trader” akan menimbang teknikal analisis ini untuk menjadi kepentingan kritikal walaupun mereka boleh juga menggunakan analisis fundamental untuk menyokong dan mengesahkan strategi yang disarankan oleh analisis teknikal. Berbeza dengan analisis fundamental, analisis teknikal boleh dimohon oleh pelbagai matawang berbeza dan pasaran-pada masa yang sama. Sejak analisis fundamental memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang keadaan ekonomi dan politik sebuah negara tertentu, adalah mustahil untuk sebarang “trader” untuk melaksanakan analisis fundamental dengan lebih lanjut untuk beberapa negara.
Untuk “trder” baru kerumitan-kerumitan analisis teknikal mungkin kelihatan banyak dan mereka boleh juga tertanya sekiranya ia diperlukan. Jika anda mahu berjaya di pasaran FOREX, anda mesti mempunyai strategi. Sebarang strategi boleh digunakan tetapi analisis teknikal telah terbukti sebagai satu sumber yang boleh dipercayai dan amat efektif untuk meramal perubahan pasaran. Banyak yang boleh memberi kesan kepada harga matawang jadi analisis teknikal juga tidak dapat memberi jaminan, dan kebanyakan “trader” yang berjaya akan menggabungkan analisis teknikal dan analisis fundamental.
Sebarang kualiti FOREX dalam talian seharusnya dapat membekalkan anda dengan pelbagai jenis carta dalam talian untuk analisis teknikal. Anda boleh membeli carta dalaman professional, di sana biasanya yuran bulanan dikenakan untuk mendapatkan akses pada maklumat ini. Terdapat juga perisan secara percuma yang akan menolong anda dalam membaca chart. Carta terdapat pelbagai perbezaan dalam tempoh yang berbeza dan tertentu, dan boleh juga menggunakan hamparan analitikal. Carta ini boleh juga akan memberikan pandangan yang luas dan dekat kepada tahap anda. Carta yang bagus akan selalu sentiasa kemaskini pada masa yang betul. Ini mungkin terdapat pada broker anda atau salah satu dari perisan yang diberikan.
Anda harus belajar tentang pasaran dan juga mengenali “trend” sebelum anda memulakan “trading” anda. Kebanyakan broker anda akan membekalkan kepada anda akaun untuk latihan dimana anda boleh memulakan “trading” anda menggunakan wang maya untuk demo supaya anda tidak kehilangan wang nyata anda nanti. Mereka memberikan akaun ini untuk anda melihat setakat mana kemampuan dan kefahaman anda sebelum anda menempuh akaun sebenar. Ia juga bagi membiasakan anda dengan broker dan perisian supaya anda dapat belajar pergerakan pasaran tanpa memikirkan risiko. Bab yang kedua untuk artikel ini kita akan mengkaji pelbagai carta dan panduan teknikal

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

Analisis Fundamental Forex

Dalam “trading” FOREX terdapat dua jenis arahan untuk analisis yang selalu digunakan kebanyakan “trader” iaitu analisis asas dan juga analisis teknikal. Analisis asas meramal berpandukan kepada pergerakan matawang oleh faktor politik dan juga ekonomi sesebuah negara. Analisis teknikal pula meramal berpandukan pada maklumat sejarah ekonomi dan juga ramalan pada pasaran FOREX.
ANALISIS FANDAMENTAL
Kebanyakan “trader” FOREX menganalisis untuk strategi “trading” mereka. Disini kita akan bincangkan mengenai Analisis fundamental Selepas membaca artikel ini anda akan lebih memahami tentang analisis asas dan kegunaannya dalam sebahagian strategi FOREX.
Perubahan dalam politik dan ekonomi adalah asas kepada analisis fundamental. Ia akan dapat mempengaruhi harga matawang. “Trader” yang mengambil kesempatan atas analisis fundamental ini akan mendapat sumber dari pelbagai sumber berita. Mereka akan mencari maklumat mengenai ramalan kadar penganguran, ideologi-ideologi politik, ekonomi politik, inflasi, dan kadar perkembangan.
Analisis fundamental akan menyediakan anda dengan gambaran keseluruhan pergerakan matawang dan keadaan serta gambaran mengenai keadaan ekonomi. Seterusnya kebanyakan “trader” akan membandingkan analisis fundamental mereka dengan analisis teknikal untuk masuk dan keluar pasaran serta mengesahkan maklumat yang telah disediakan oleh analisis fundamental mereka.
Seperti kebanyakan pasaran, pasaran FOREX dikawal oleh permintaan dan juga penawaran. Banyak faktor ekonomi yang mempengaruhi permintaan dan penawaran tetapi terdapat dua yang paling kritikal iaitu kadar faedah dan juga kekuatan ekonomi itu sendiri. Semua kekuatan yang berlaku dalam ekonomi dipengaruhi oleh pertukaran dalam GDP, baki dagangan dan juga jumlah pelabur asing.
Terdapat banyak petunjuk ekonomi yang dibenarkan oleh kerajaan sumber-sumber akademik. Petunjuk ini biasa nya digunakan merujuk kepada bulanan tetapi kadang-kadang akan digunakan untuk mingguan. Ini bagi memastikan kestabilan ekonomi senang diikuti oleh semua “trader”.
Terdapat banyak petunjuk yang dibenarkan tetapi yang amat penting dan biasanya adalah seperti berikut: kadar faedah, perdagangan antarabangsa, CPI, barangan tahan lama, PPI, PMI dan juga “order” runcit.
Kadar Faedah – boleh menyebabkan satu mata wang untuk sama ada mengukuhkan atau melemahkan bergantung pada pergerakan. Dalam kadar faedah yang tinggi sesetengah kes akan menarik wang asing, bagaimanapun kadar faedah yang tinggi akan sering menyebabkan pelabur-pelabur pasaran saham untuk menjual portfolio-portfolio mereka. Mereka mempercayakan bahawa kos yang tinggi dari pinjaman wang akan menjejaskan banyak syarikat. Jika pelabur-pelabur menjual holdings mereka akan menyebabkan kemerosotan dalam pasaran dan secara negatif menjejaskan ekonomi.
Disebabkan oleh dua perkara yang akan menjejaskan akan mengambil tempat bergantung pada banyak faktor-faktor yang rumit, tetapi biasanya satu perjanjian di kalangan pemerhati-pemerhati dipersetujui untuk memerhati perubahan semasa kadar faedah yang akan menjejaskan ekonomi awam dan harga mata wang.
Perdagangan Antarabangsa – Jika satu defisit perdagangan (lebih banyak yang diimport daripada dieskport) ia selalunya dianggap satu penunjuk yang negatif. Ini bermakna satu defisit perdagangan yang bermaksud bahawa wang keluar dari negara untuk membeli barang-barang asing dan sedang memasuki negara dan ini boleh mempengaruhi matawang tersebut. Biasanya ketidakseimbangan perdagangan telah difaktorkan untuk dijadikan sebagai pertimbangan pasaran. Jika sebuah negara biasanya beroperasi dengan satu defisit perdagangan ia sepatutnya tidak mempengaruhi harga mata wang. Harga mata wang biasanya hanya wujud sekiranya terdapat perbezaan perdagangan apabila defisit adalah lebih besar daripada pasaran.
Pengukuran kos sara hidup (CPI) dan kos mengeluarkan barangan (PPI) adalah beberapa penunjuk penting yang lain. Anda harus juga melihat pada GDP untuk memastikan nilai keseluruhan barangan yang dihasilkan dalam sesebuah negara dan bekalan wang M2 untuk memastikan jumlah keseluruhan matawang negara itu.
Di US terdapat 28 penunjuk utama, ini boleh memberi kesan yang kuat ke atas pasaran kewangan dan seharusnya dilihat dengan teliti. Maklumat ini boleh didapati banyak di internet dan ia disediakan oleh kebanyakan broker.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

High paying keyword (adsense )

Bagi anda para pemula di adsense, jika telah mengikuti langkah-langkah yang disebutkan dalam tiga artikel saya sebelumnya (adsense, niche, dan adwords), berarti sekarang anda sudah punya sebuah web atau blog yang sudah ditempelin iklan adsense. Ibarat jualan toko sudah jadi, sekarang tinggal mencari pembeli, atau traffic situs anda. Ada banyak cara untuk meningkatkan traffic, seperti dari search engine, forum, komunitas, mailing list, ezine publishing, pay per click advertising dan lain-lain. Namun sebelum mempromosikan situs anda, ada baiknya dilihat lagi tema atau niche situs anda, apakah kata kunci di situs termasuk kata kunci yang dibayar tinggi atau high paying keywords (HPK) atau tidak, agar aktivitas promosi anda tidak sia-sia dan bisa menghasilkan income yang berarti.
Catatan : Tulisan ini dalam konteks jika tipe situs anda adalah tipe marketer yang menyediakan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan tuntutan market, bukan berdasarkan pada hobi atau keahlian anda.
High Paying Keywords (HPK) adalah kata-kata kunci yang mempunyai nilai pay per click (PPC) yang tinggi, tentu setiap adsenser ingin iklan yang muncul di situsnya mempunyai nilai PPC yang tinggi, bagaimana cara agar iklan HPK ini muncul, ya tentu saja dengan membuat situs dengan tema / niche High Paying Keyword. Berapa sih nilai keyword yang bisa disebut HPK? Itu sih relative, tapi menurut saya keyword dengan nilai PPC lebih besar dari 10 dolar per klik sudah termasuk HPK.
Untuk ilustrasi lebih jauh, contohnya sebagai berikut : Misalkan anda mempunyai dua buah situs, misalkan situs pertama dengan topic A yang mempunyai nilai PPC rata-rata 1 dolar per klik, sedangkan situs kedua dengan topic B mempunyai nilai PPC yang termasuk HPK dengan nilai 12 dolar per klik. Untuk mempromosikan situs , usaha yang anda keluarkan sama (kalaupun beda pasti tidak terlalu jauh), dan diakhir bulan hasil klik yang anda dapatkan kutang lebih sama, misalkan 100 klik untuk kedua situs. Berapa pendapatan masing-masing situs ? situs pertama dengan topic A dapat 1 dolar dikali 100, sama dengan 100 dolar, situs kedua dengan topic B yang bernilai HPK dapat 12 dolar kali 100, sama dengan 1200 dolar, jauh sekali kan bedanya?. Bisa diibaratkan seperti manajer di Indonesia dan Amerika yang bekerja di sebuah perusahaan sama, mempunyai posisi dan pekerjaan yang sama, kemampuan sama, tapi gajinya beda, karena yang di Amerika mempunyai nilai High Paying Keywords J….
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana menemukan high paying keywords? Ini memang susah-susah gampang, untuk mengetahuinya anda perlu melakukan trial di Google Adwords ( lihat artikel adwords sebelumnya untuk mengetahui cara membuat account), masukkan satu keyword dan cek berapa PPC-nya., dari pengalaman, kata-kata yang termasuk HPK adalah keyword di bidang keuangan seperti insurance, loan dan frasa-frasanya ( auto insurance, home loan, etc, silahkan dikembangkan lagi dengan tools di adwords), atau yang berhubungan dengan internet sendiri, seperti domain name, server hosting, pay per click, search engine marketing dan sejenisnya.
OK, sekarang jika anda sudah menemukan keyword yang bernilai HPK, sebelum mengimplementasikannya, ada satu test atau pengecekan lagi yang perlu dilakukan, yaitu apakah iklan yang ditampilkan relevan dengan HPK yang anda bidik?. Ini sanagt perlu, karena meskipun situs anda mempunyatema yang sesuai dengan HPK, tetapi iklan yang kelaur tidak relevan dengan HPK, ya sama saja sia-sia. Sebagai contoh coba bandingkan dua website berikut http://ppcsem.blogspot.com/ dan http://insurance-guide.blogspot.com/ . Kedua situs tersebut mempunyai High Paying Keywords, yang pertama situs dengan topic pay per click dan search engine marketing, yang kedua tentang insurance. Coba perhatikan iklan yang keluar dari situs diatas. Yang pertama , iklan Ads by Google yang ditampilkan sejalan atau relevan dengan isi website , artinya isi situs berhasil mencapai target, sedangkan yang kedua kurang sejalan atau ada yang tidak relevan, , padahal umur situs http://ppcsem.blogspot.com/ lebih pendek dari http://insurance-guide.blogspot.com/ ,dan artikelnya lebih sedikit, kenapa situs yang kedua tidak menghasilkan iklan yang relevan? Karena keywords insurance meskipun termasuk HPK, dia tidak bernilai global, maksudnya para pengiklan insurance hanya mau iklannya muncul di Negara tertentu saja, misalkan amerika atau eropa, tidak di seluruh dunia, karena kebutuhan untuk produk insurance belum merata secara global. Sedangkan untuk keyword pay per click, merupakan HPK yang bernilai global, dan targetnya bisa berlaku di seluruh dunia.
Jadi, kesimpulannya, jika situs anda bertipe marketer penyedia informasi, pilihlah topic yang mempunyai High Paying Keyword, setelah mendapatkan HPK, lakukan tes dan seleksi, pilih HPK yang bernilai global, sehingga iklan yang keluar di situs anda juga bernilai tinggi.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Adsense | | No Comments Yet

Promosi Website melalui Natural Listing

Natural Listing adalah Anda mendaftarkan website Anda pada search engine untuk diindex dalam database search engine tersebut agar bisa ditampilkan pada hasil pencarian melalui search engine tersebut. Dalam melakukan natural listing, ada beberapa search engine utama yang perlu Anda daftarkan antara lain:
Google http://www.google.com/addurl
Yahoo http://search.yahoo.com/info/submit.html
MSN http://beta.search.msn.com/docs/submit.aspx
Dmoz http://www.dmoz.org/add.html
Anda perlu mendaftarkan website bisnis internet Anda pada keempat search engine utama diatas, selain itu Anda bisa mendaftarkan website Anda pada search engine lainnya
Atau menggunakan jasa pendaftaran website / “URL Submission” seperti:
http://www.submitexpress.com/submit.html
http://www.addme.com
http://www.addpro.com
http://www.freewebsubmission .com
Tujuannya adalah agar website bisnis Anda dimunculkan pada search engine setiap orang mengetikan kata kunci pencarian yang sesuai dengan jenis bisnis Anda.
Tips Singkat untuk mendapatkan posisi tinggi pada search engine adalah
- Membuat Title, Metatags, dan Description yang sesuai dengan jenis bisnis Anda dan memuat kata kunci.
- Membuat isi website yang kaya akan kata kunci sesuai dengan jenis bisnis Anda
- Membuat Back Link sebanyak-banyaknya dari website bisnis lainnya yang sama jenisnya atau website bisnis yang menyediakan produk pelengkap untuk bisnis Anda.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Adsense | | No Comments Yet

Belajar Trading Valas / Forex Trading

Apa itu Valas / Forex Trading ?
Globalisasi ekonomi yang menuju kearah sistem perdagangan bebas telah mendorong pesatnya perdagangan barang dan jasa, salah satu perdagangan yang juga berkembang pesat adalah perdagangan derivative. Di era teknologi yang semakin maju seperti sekarang ini, kita tidak boleh kalah dengan para eksekutif berdasi di Bursa perdagangan saham, pengusaha – pengusaha di luar negeri, yang mendapat penghasilan / keuntungan tak terbatas dalam waktu cepat, kitapun bisa terjun langsung sebagai pelaku bisnis/pelaku pasar seperti mereka.

Forex (Foreign Exchange) adalah perdagangan kurs valuta asing. FOREX TRADING (valas trading) merupakan pasar terbesar di dunia diukur berdasarkan nilai total transaksi. Menurut survei BIS (Bank International for Settlement – bank sentralnya bank-bank sentral seluruh dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi forex mencapai USD 1,900miliar per hari, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 20% setiap tahun dengan tersedianya sarana telekomunikasi yang canggih, setiap orang dapat mengikuti perkembangan nilai tukar valuta asing dan menjadi peserta pasar pada pasar – pasar utama dunia seperti Tokyo, London dan Amerika selama 24 jam sehari.Perdagangan valuta asing menawarkan kepada para investor tersedia pasar yang paling likuid dan pergerakan harga yang cepat. Besar volume perputaran pada perdagangan valuta asing tersebut membentuk suatu pasar yang bersifat persaingan sempurna karena tidak ada suatu pelaku pasarpun yang memilki kemampuan sebagai penentu harga (price setter).Dengan tersedianya fasilitas margin trading, dimana dengan (jumlah dana atau jaminan) yang relatif kecil, kita dapat meakukan transaksi yang besarnya beberapa kali lipat dari dana yang kita investasikan. Dalam perdagangan ini kita mempunyai kebebasan untuk mengambil posisi baik membeli atau menjual suatu mata uang tertentu dan melikuidasi / menutup.

Berapakah modal yang dibutuhkan untuk bisa trading FOREX /Valas?

Di Marketiva tidak ada keharusan untuk deposit uang sejumlah tertentu agar bisa memulai live trading (Modal BEBAS), Dan bila anda tidak mempunyai modal sama sekali atau masih ingin mencoba, maka Marketiva secara cuma-cuma extra modal sebesar US$5 untuk anda ketika anda membuka account (GRATIS dan bukan simulasi), dan profit yang anda dapat juga akan masuk ke kantong (account) anda secara penuh.
Daftar marketiva klik di http://www.marketiva.com/index.ncre?page=open-account

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex (Indonesia) | | No Comments Yet

Cari uang dengan Adsense

Google Adsense, program affiliasi untuk bisnis internet yang sangat popular di dunia online saat ini. Semua orang bisa berpartisipasi menjadi pengiklan bagi google dengan syarat mudah dan cepat, cukup dengan menempatkan iklan-iklan google di situs mereka. Dengan metode komisi pay per click (PPC), menghasilkan uang dari google metodenya jauh lebih sederhana dan sangat liquid, beda dengan affiilasi lainnya, yang mengharuskan kita menjual sesuatu baru mendapatkan komisi. Google Adsense telah membawa revolusi baru dalam bisnis internet, pogram ini telah menghasilkan jutawan online tanpa harus mencari investor-investor besar seperti yang biasa dilakukan perusahaan-perusahaan dot com dari Silicon valley.
Apa itu Google Adwords dan Google Adsense,
Sebelum mengenal lebih juga tentang Google Adsense, sedikit terlebih dahulu akan diulas Google Adwords yang merupakan cikal bakal kelahiran Google Adsense. Google Adwords adalah program periklanan yang ditawarkan google kepada para pemilik situs yang ingin mempromosikan situsnya, dengan cara menampilkan link situs pengiklan di hasil pencarian untuk kata kunci (keyword) tertentu.
Contoh : jika kita melakukan pencarian di google dengan kata kunci welding misalnya, maka selain hasil pencarian, di bagian seperempat di sebelah kanan akan muncul Sponsored Link / Pesan Sponsor.
Tentu saja, para pemasang iklan akan dikenakan sejumlah biaya tergantung dari kepopuleran kata kunci yang dipilihnya.
Namun Google menyadari, meskipun dia sekarang ini menjadi search engine nomor satu di dunia, tidak semua pengguna internet di dunia yang memakai google sebagai mesin pencari, sehingga iklan di google adwords, belum mampu menjangkau seluruh pengguna internet, oleh karena itu mereka menawarkan kepada pemilik situs untuk memasang iklan google adwords di situs mereka dengan pola bagi hasil yang disebut Google Adsense . Jika ada seseorang yang mengunjung situs peserta adsense dan mengklik iklan yang ada di situs tersebut, maka pemilik situs akan mendapat komisi dari google, metode pembayaran komisi seperti ini biasa disebut dengan nama pay per click (PPC).
Berapa banyak komisi yang Diterima?
Komisi yang didapatkan tergantung iklan yang ditempatkan di situs kita. Google sendiri akan menempatkan iklan sesuai dengan isi/content situs . Harga Pay per click sendiri ditentukan oleh seberapa mahal kata kunci tersebut dihargai oleh pemasang iklan Adwords, misalnya kata kunci welding mungkin cuma dihargai 0.5 dolar per klik, tetapi kata kunci insurance misalnya bisa dihargai hingga 30 dolar per klik. Kata-kata kunci yang bernilai tinggi inilah yang disebut dengan High Paying Keyword (HPK). Situs-situs dengan topik spesifik untuk kata kunci (keyword) tertentu disebut situs niche. (contoh situs niche http://www.welding-engineering.com/ dengan topic welding).
Bayangkan jika kita bisa membuat situs yang dikunjungi 1000 orang per hari , dan asumsikan ada 10% yang mengklik iklan dengan komisi 1 dolar per klik, maka dalam sehari situs itu sudah menghasilkan 100 dolar/hari atau 3000 dolar per bulan. Lumayan kan, jauh lebih tinggi dari gaji fresh graduate. Seandainya punya 10 situs serupa, hitung aja sendiri penghasilannya. Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa orang yang meraih komisi diatas 10.000 dolar per bulan, yang dapat ribuan dolar sudah banyak, apalagi yang cuma ratusan.
Di Amerika sendiri, banyak yang sudah mendapat ratusan ribu bahkan jutaan dolar, seperti situs plentyoffish. com ( perjodohan) atau digg.com ( berita) atau ezinearticles. com, hebatnya rata-rata situs mereka bukan lahir dari perusahaan-perusahaan besar silicon valley ( seperti yahoo, google, etc), tapi dari rumahan, ya dari rumah dengan modal PC yang terkoneksi ke internet.
Bagaimana cara ikutan Program Google Adsense?
Dari keterangan yang saya sebutkan di atas, tentu saja untuk ikut program ini, yang harus kita punya adalah situs untuk meletakkan iklan, kalau berdagang, situs ibarat toko, dan iklan adalah barang dagangannya. Setelah punya situs dengan topik/niche tertentu (e.g. education, consultant, farm, etc), kita bisa apply di google.com/adsense , lakukan registrasi, kemudian google akan mereview situs kita, jika memenuhi syarat dan diterima, google akan memberikan kode-kode html yang bisa kita masukkan di situs kita. Jadi deh… simple kan…?
Eiits… tunggu dulu, bagaimana kalau yang gak ngerti bikin situs… ? .. jangan khawatir, untuk pemula buat aja blog (kalau ini pasti sudah banyak yang ngerti), blog juga bisa dipasangi adsense. Bagi pemula berikut langkah-langkah membuat blog adsense (prosesnya gak lebih dari sejam):
1. Tentukan topik blog yang akan dibuat ( misal. self development. music, education. etc).
2. Buat blog di blogger.com, kenapa harus blogger, karena blogger masih punya google, jadi lebih gampang untuk di approve, jka sudah expert bisa pakai yang lain.
3. Cari artikel tentang topik yang sudah dipilih, ( cari aja google, banyak, bisa diedit, atau langsung copy paste tapi tentu dengan mencantumkan sumbernya), posting artikel di blog 10-15 posting, kemudian baru melamar untuk ikutan program adsense via situs google.com/adsense
4. Setelah lamaran diterima, kita dikasih account yang isinya macam2, diantaranya report jumlah klik dan komisi yang kita peroleh, disitu juga kode2 html yang tinggal yang tinggal di copy paste ke situs kita. Untuk di blogger caranya gampang banget, tinggal tambahin page element, kemudian klik add html/javascript, copy-kan adsense kode disitu. Jadi deh.
Remark: untuk waktu approval dari google, tergantung situs, bisa langsung approve, atau sehari malah kadang lebih.
Ada beberapa macam type iklan di google, namun yang umum dipakai adalah adsense for content dan adsense for search .
Ibarat jualan, toko sudah jadi, isi toko sudah ada, sekarang apa?… yah tinggal cari pembeli, ini tahap yang agak berat dan butuh waktu. Percuma kita punya toko tanpa ada yang beli. Yang disebut pembeli yaitu pengunjung situs kita, atau di dunia online umum disebut sebagai traffic. Semakin banyak traffic situs kita, berarti semakin tinggi kemungkinan iklan di klik dan semakin banyak komisi yang kita terima.
Nah untuk hal ini, bagaimana cara meningkatkan traffic ke situs kita secara general ada banyak cara untuk mendapatkan traffic, salah satu contohnya adalah mendapatkan traffic gratis dengan search engine. Contoh kembali lagi ke awal, jika kita mengetikkan kata kunci welding di google, ada lebih dari 30 juta hasil pencarian (gambar 1). Mana yang paling mungkin dibuka para pengunjung? ya halaman terdepan dong. Jika situs kita muncul di halaman pertama akan sangat bagus, halaman kedua atau ketiga masih OK-lah, tapi bagaimana jika di halaman 20?… siapa yang mau liat ..
Tentu semua adsenser ingin situs niche-nya akan muncul di halaman awal di hasil pencarian di google, bagaimana agar situs kita muncul di halaman awal?.. caranya adalah dengan Search Engine Optimization (SEO), apa itu SEO, akan saya lanjutkan di artikel berikutnya.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Adsense | | No Comments Yet

Indicators

Using Technical Indicators

Price charts help traders identify trade-able market trends – while technical indicators help them judge a trend’s strength and sustainability.

If an indicator suggests a reversal, confirm the shift before you act. That might mean waiting for another period to confirm the same indicator’s signal, or checking out another indicator. Patience will help you read the signals accurately and respond accordingly.

Types of Moving Averages

One of the most widely used indicators, moving averages help traders verify existing trends, identify emerging trends, and view overextended trends about to reverse. As the name suggests, these are lines overlaid on a chart that “average out” short-term price fluctuations, so you can see the long-term price trend.

A simple moving average weighs each price point over the specified period equally. The trader defines whether the high, low, or close is used, and these price points are added together and averaged, forming a line.

A weighted moving average gives more emphasis to the latest data. It smoothes out a price curve, while making the average more responsive to recent price changes.

An exponential moving average weighs more recent price data in a different way. An exponential moving average multiplies a percentage of the most recent price by the previous period’s average price.

Finding the best moving averages and period for your pair

It can take a while to find the best combination of moving average and period length for your currency pair. The right combo will make the trend you’re looking for clearly visible, as it develops. Finding that optimal fit is called curve fitting.

Usually traders start by comparing a few timeframes for their moving averages over a historical chart. Then you can compare how well and how early each timeframe signaled changes in the price data as they developed, then adjust accordingly.

When you’ve found a moving average that works well for your currency pair, you can consider this as a line of support for long positions or resistance for short positions. If prices cross this line, that often signals a currency is reversing course. Here’s an example:

Longer-term moving averages define a trend, but shorter-term MAs can signal its shift faster. That’s why many traders watch moving averages with different timeframes at once. If a short-term MA crosses your longer-term MA, it can signal your trend is ending – and time to pare back your position.

Stochastics

Stochastic studies, or oscillators, help monitor a trend’s sustainability and signal reversals in prices. Stochastics come in two types, %K and %D, measured on a scale from 0 to 100. %K is the “fast”, more sensitive indicator, while %D is “slow” and takes more time to turn.

Stochastic studies aren’t useful in choppy, sideways markets. In these conditions %K and %D lines might cross too frequently to signal anything.

Relative Strength Index (RSI)

Like stochastics, RSI measures momentum of price movements on a scale of 0 to 100.

Always confirm RSI signals with other indicators. RSI can remain at lofty or sunken levels for a long time, without prices reversing course. All that means is that a market is quite strong or weak – and likely to stay so for a while.

Adjust your RSI to the right timeframe for you. A short-term RSI will be very sensitive and give out many signals, not all of them sustainable; a longer-term RSI will be less choppy. Try to match your RSI timeframe to your own trading style: short-term for day traders, longer-term for position traders.

Divergences between prices and RSI may suggest a trend reversal. Of course, make sure you confirm your signals before acting.

Bollinger Bands

Bollinger Bands are volatility curves used to identify extreme highs or lows in price. Bollinger Bands establish “bands” around a currency’s moving average, using a set number of standard deviations around the moving average. Creator Jon Bollinger recommends the following:

Touching a high or low band doesn’t necessarily mean an immediate trend reversal. Bollinger Bands adjust dynamically as volatility changes, so touching the band just means prices are extremely volatile. Use Bollinger Bands with other indicators to determine the trend’s strength.

MACD – Moving Average Convergence Divergence

Developed by Gerald Appel, MACD (pronounced “Mac-Dee”) plots the difference between 26-day and 12-day exponential MAs.

A 9-day MA serves as a trigger line: when MACD crosses below the trigger, it’s a bearish signal; when MACD crosses above the trigger, it’s a bullish signal.

If MACD turns positive and makes higher lows while prices are still tanking, this could be a strong buy signal. Conversely, if MACD makes lower highs while prices are making new highs, this could be a strong bearish divergence and a sell signal.

Fibonacci Retracements

Fibonacci retracement levels are a sequence of numbers discovered by the noted mathematician Leonardo da Pisa in the 12th century. These numbers describe cycles found throughout nature; technical analysts use them to find pullbacks in the currency market.

After a significant price move, up or down, prices often “retrace” most or all of the original move. As prices retrace, support and resistance levels often occur at or near the Fibonacci Retracement levels. For currencies, that means retracements usually happen at 23.6%, 38.2%, 50% or 61.8% of the previous move.

April 22, 2008 Posted by ikisativa | Live Forex | | No Comments Yet